Vercel #

Vercel adalah platform cloud berbasis serverless yang dirancang khusus untuk membangun, melakukan deployment, dan mengoperasikan aplikasi web modern dengan performa tinggi. Fokus utama Vercel adalah developer experience, kecepatan delivery, dan optimasi performa end-user melalui pemanfaatan edge network global.

Berbeda dengan platform PaaS tradisional, Vercel mengadopsi pendekatan frontend-first, di mana frontend, backend ringan (API), dan distribusi konten digabungkan dalam satu ekosistem yang terintegrasi dengan Git.

Bagan Konsep & Cara Kerja Vercel #

Diagram berikut menggambarkan alur kerja Vercel dari sisi developer hingga pengguna akhir:

┌──────────────┐   git push / PR  ┌──────────────────────┐
│  Developer   │ ───────────────▶ │   Git Repository     │
│ (Local Dev)  │                  │ (GitHub/GitLab/etc)  │
└──────────────┘                  └────────────┬─────────┘
                                               │ Webhook
                                               ▼
                                     ┌──────────────────────┐
                                     │    Vercel Platform   │
                                     │ - Build Pipeline     │
                                     │ - Preview Deploy     │
                                     │ - Prod Deploy        │
                                     └──────────┬───────────┘
                                                │
                       ┌────────────────────────┼────────────────────────┐
                       ▼                        ▼                        ▼
            ┌──────────────────┐   ┌──────────────────┐   ┌──────────────────┐
            │   Edge CDN /     │   │ Serverless       │   │ Edge Functions   │
            │   Static Assets  │   │ Functions (API)  │   │ (Logic di Edge)  │
            └─────────┬────────┘   └─────────┬────────┘   └─────────┬────────┘
                      │                      │                      │
                      └──────────────┬───────┴──────────────┬───────┘
                                     ▼                      ▼
                              ┌──────────────────────────────────┐
                              │          End Users               │
                              │ (Browser / Mobile / Client App)  │
                              └──────────────────────────────────┘

Penjelasan alur:

  1. Developer melakukan git push atau membuat Pull Request.
  2. Repository memicu webhook ke Vercel.
  3. Vercel menjalankan build pipeline dan membuat deployment.
  4. Konten statis dikirim melalui CDN global.
  5. API dijalankan via Serverless Functions.
  6. Logic cepat dijalankan di Edge Functions.
  7. User mengakses aplikasi dengan latensi minimal.

Mengapa Vercel Disebut Serverless #

Vercel disebut serverless karena developer tidak pernah berinteraksi langsung dengan server. Tidak ada provisioning VM, load balancer, atau autoscaling manual.

Karakteristik serverless di Vercel:

  • Eksekusi berbasis event (request-driven)
  • Autoscaling otomatis
  • Tidak ada server yang selalu hidup
  • Billing berbasis pemakaian

Serverless di Vercel bukan hanya untuk backend, tetapi juga untuk rendering halaman web dan delivery konten.


Komponen Utama Vercel #

Frontend Rendering Engine #

Vercel mendukung berbagai strategi rendering:

  • Static Site Generation (SSG) – halaman di-generate saat build
  • Server-Side Rendering (SSR) – halaman dirender saat request
  • Incremental Static Regeneration (ISR) – update halaman statis tanpa rebuild penuh

Kombinasi ini memungkinkan performa tinggi sekaligus fleksibilitas data dinamis.

Serverless Functions #

Serverless Functions adalah backend ringan yang berjalan on-demand.

Karakteristik:

  • Stateless
  • Memiliki batas waktu eksekusi
  • Skalabilitas otomatis

Use case umum:

  • REST API
  • Webhook handler
  • Auth callback
  • Integrasi pihak ketiga

Edge Functions #

Edge Functions berjalan di edge network, lebih dekat ke user.

Keunggulan:

  • Latensi sangat rendah
  • Cocok untuk logic ringan
  • Ideal untuk auth, A/B testing, geo-routing

Perbedaan utama dengan Serverless Functions adalah lokasi eksekusi.

Edge Network & CDN #

Vercel memiliki CDN global untuk:

  • Static assets
  • Pre-rendered pages
  • Cached responses

CDN ini otomatis aktif tanpa konfigurasi manual.

Analytics & Observability #

Vercel menyediakan observabilitas bawaan:

  • Request metrics
  • Web vitals
  • Error tracking
  • Function logs

Hal ini membantu developer melakukan optimasi berbasis data nyata.


Konfigurasi yang Bisa Diatur #

Environment Variables #

  • Development
  • Preview
  • Production

Digunakan untuk secret, API key, dan runtime config.

Build & Deployment Settings #

  • Build command
  • Output directory
  • Framework preset

Vercel mendeteksi framework secara otomatis.

Routing & Networking #

  • Redirect
  • Rewrite
  • Headers
  • Custom domains

Semua dikelola melalui konfigurasi declarative.

Resource Limits #

  • Memory allocation
  • Execution timeout
  • Concurrency

Pengaturan ini penting untuk stabilitas dan biaya.


Monitoring & Apa yang Bisa Dimonitor #

Yang bisa dimonitor di Vercel:

  • Page load performance
  • Core Web Vitals
  • Error rate
  • Request volume
  • Build duration
  • Function execution time

Monitoring ini membantu menjaga kualitas aplikasi di production.


Kelebihan dan Kekurangan #

Kelebihan #

  • Developer experience sangat baik
  • Deployment super cepat
  • Edge-first architecture
  • Integrasi Git native
  • Sangat cocok untuk Next.js

Kekurangan #

  • Biaya meningkat pada traffic tinggi
  • Kurang cocok untuk proses berat
  • Vendor lock-in
  • Limited low-level control

Best Practices #

  1. Gunakan SSG dan ISR sebanyak mungkin
  2. Pindahkan logic ringan ke Edge Functions
  3. Hindari long-running process
  4. Monitor usage dan biaya
  5. Gunakan Preview Deployment untuk QA
  6. Pisahkan backend berat ke service terpisah

Penutup #

Vercel adalah platform serverless yang sangat ideal untuk membangun aplikasi web modern dengan performa tinggi dan workflow yang efisien. Dengan menggabungkan frontend hosting, serverless API, edge computing, dan observability dalam satu platform, Vercel memungkinkan developer bergerak cepat tanpa beban operasional infrastruktur.

Dengan pemahaman yang baik terhadap cara kerja, komponen, dan batasannya, Vercel dapat menjadi fondasi yang kuat untuk MVP, startup, hingga aplikasi production berskala global.

About | Author | Content Scope | Editorial Policy | Privacy Policy | Disclaimer | Contact